5 Steps for having winning culture’s Juli 8, 2008
Posted by Andrial Kusuma in Artikel, Knowing something.Tags: Artikel, Tahukah Anda??
trackback
- Pemersatu dalam satu organisasi dicerminkan pada “BUDAYA” didalam organisasinya itu sendiri,yang mengandung unsur “NILAI-NILAI, PIKIRAN DAN PERILAKU KONDUSIF UNTUK MENCAPAI SATU KEBERHASILAN “
Apa BUDAYA MENANG Itu ?
Jiwa dan kepribadian yang unik berdasarkan nilai dan budaya yang sama.
- Toyota menekankan aspek Kualitas & Effisiensi Biaya
- Enterprise Rent a car menjunjung aspek pada layanan konsumen
Norma dan perilaku kultural yang membuat jiwa dan kepribadian yang unik diwujudkan
menjadi tindakan pada konsumen yang mendasar.
- Toyota menekankan kejujuran, dan disiplin adalah fundamental dasar organisasi
5 Langkah Kunci BUDAYA MENANG itu
- Melakukan AUDIT BUDAYA dan menetapkan EKSPETASI BARU
Lakukan Interview (DISKUSI 4 MATA) dengan Para Pendiri dan Eksekutif Organisasi untuk meminta pandangannya masing-masing.
Lakukan Survei terhadap karyawan dan seluruh supplier tentang pemahaman terhadap Visi dan Nilai-Nilai Perusahaan saat ini, serta kesiapannya untuk masa datang.
- Satukan TEAM
Menyatukan Team Manajemen ini adalah salah satu proses, terkadang kita memang harus memutuskan untuk melepaskan seseorang dengan menggantikannya dengan yang baru untuk menciptakan antusiasme dan momentum baru.
- Fokus pada Hasil dan Tumbuhkan Tanggung jawab
Kita harus setuju dulu, Budaya adalah alat untuk sukses, sukses adalah tercapainya sasaran, Oleh karena itu ciptakanlah SASARAN Fokus, dan eksplisitkan uraian sasaran tersebut dalam Agenda.
- Atur Pemicu Budaya ( Trigger )
Budaya adalah Konsep yang Lembut, olh sbb itu dibentuklah aturan Disiplin (mendengar,mengerti,menyetujui, dan melakukan), struktur organisasi yang bertanggung-jawab, hak dalam pengambilan keputusan, sisitem manajemen bakat, ukuran keberhasilan dan insentif.
- Komunikasikan dan Rayakan
Merubah Budaya adalah jalan yang Panjang, oleh karena itu sering sekali mendengarkan suara konsumen, jadikan agenda tetap, bersiaplah untuk mendengar cacian, keluhan, dan pujian. Rayakanlah suatu keberhasilan sehingga ada memorial momentum didalamnya.
Komentar»
No comments yet — be the first.